Microsoft excel

Posted by My Best Friend on 10.31
Pertemuan antara baris dengan kolom disebut sel
Dalam baris ada 65536
Dalam kolom ada 256 kolom
Umumnya dalam ms.excel terdapat 3 sheet
Kumpulan dari beberapa sheet di sebut workbook
Perintah-perintah dasar pada ms.excel
Sum =untuk penjumlahan
Average =untuk menghitung rata-rata
Count =untuk menghitung banyak data (dalam namber)
Counta = untuk menghitung data berupa text
Countif = untuk menghitung data bersyarat
Max = untuk menghitung nilai maximum
Min = untuk menghitung nilai minimm
Membuat kolom baru
Block kolom pada huruf nya + klik kanan + insert
Cara menulis angka dalam Rp
Format + cells + nomber + accounting + deccimal places nya diisi dengan angka 2 + syimbolnya cari rupiah (Rp)
Cara mengatur lebar kolom
Block kolom yang akan di atur + format + row + height
Menggunakan rumus sum
=sum(A1:A4)

Begitu juga dengan yang lain nya tinggakdi ganti SUM nya
Menggunakan rumuslogika IF
=IF(C3>=6;”LULUS”;”TIDAK LULUS”) + Enter
Lalu di drag ke bawah

Cegah Virus, Disable AutoRun

Posted by My Best Friend on 10.30
tips dan trik
Fitur autorun dari CD biasanya akan otomatis berjalan ketika CD dimasukkan ke dalam drive. Proses autorun yang terjadi saat inserting CD, ternyata juga dapat ditunggangi oleh malware atau "Sony rootkit", yang akan menyebar otomatis dari drive ke PC Anda. Sony rootkit adalah label Sony pada CD musik yang jika otomatis autorun di PC Anda, maka virus writer akan mengeksploitasi PC Anda, dan virus tersebut tidak mudah terdeteksi antivirus dan security scanner karena bersembunyi di suatu tempat di PC Anda. Agar malware atau Sony rootkit tidak langsung masuk ketika proses autorun CD, berikut ini merupakan langkah-langkah untuk men-disable fungsi autorun pada PC Anda. Jika Anda menggunakan XP Pro (XP Professional Edition)
• Click Start -> Run
• Ketik gpedit.msc dan click OK
• Jendela Group Policy akan tertampil.
• Di bagian kiri, double-click Administrative Templates
• Di bagian kanan, double-click System
• Scroll ke bawah list didalamnya dan double-click Turn Off Autoplay
• Dalam jendela Turn Off Autoplay Properties, pilih Enabled.
• Dropdown di sebelah Turn Off Autoplay on, pilih All drives, lalu click OK
• Keluar dari Group Policy dengan memilih File, lalu pilih menu Exit
Jika Anda menggunakan XP Home (XP Home Edition)
• Anda dapat mengubah isi register dengan click Start -> Run
• Ketik regedit dan click OK.
• Jendela Registry Editor akan tertampil
• Di bagian kiri, navigasikan ke :
o HKEY_CURRENT_USER :
o Software
o Microsoft
o Windows
o CurrentVersion
o Policies
o Explorer
• Ketika di Explorer, di bagian kanan click nilai NoDriveTypeAutoRun
• Pilih Modify dari menu drop down. Nilai dasar akan diset ke bentuk Hexadecimal atau pilih Hexadecimal.
• Ketik 95 dan click OK.
• Hal di atas hanya akan men-disable autorun dari USB atau removable devices. Jika ingin men-disable autorun CD-ROM drive juga, Anda dapat mengganti 95 dengan b5.
• Keluar dari Registry Editor dengan memilih File, lalu pilih menu Exit
Anda dapat me-restart komputer Anda untuk efek perubahannya

PERKEMBANGAN RAM

Posted by My Best Friend on 10.30
JENIS-JENIS DAN MODEL RAM
PERKEMBANGAN RAM
volusi Sistem Memory
PENDAHULUAN
Perkembangan micro computer, atau yang lebih sering disebut dengan PC (Personal Computer) yang sedemikian pesat tentunya tidak lepas dari kebutuhan manusia akan informasi yang harus diolah oleh PC serta tentu saja perkembangan teknologi, khususnya teknologi perangkat keras, perangkat lunak, serta fungsi atau algoritma yang digunakan dalam memproses informasi yang diolah tersebut.


EVOLUSI KEMAMPUAN
R A M

RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar - besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).



D R A M
Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan DRAM. DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access Memory. Dinamakan Dynamic karena jenis memori ini pada setiap interval waktu tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.
FP RAM
Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun 1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori jenis ini "DRAM" saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian dari memori yang terdapat pada sebuah row address. Ketika sistem membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki. FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB) per detiknya.


EDO RAM
Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan.


SDRAM PC66
Pada peralihan tahun 1996 - 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns.

Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66 ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7 seperti Intel Pentium klasik (P75 - P266MMX) maupun kompatibelnya dari AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja sangat cepat dengan menggunakan memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II generasi awal pun masih menggunakan sistem memori SDRAM PC66.


SDRAM PC100
Selang kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan digunakan secara masal, Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan pengembangan dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel untuk mengimbangi sistem chipset i440BX denga n sistem Slot 1 yang juga diciptakan Intel. Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz. Seperti pendahulunya PC66, memori SDRAM ini kemudian dikenal dengan sebutan PC100.

Dengan menggunakan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC100 mempunyai access time sebesar 8ns, lebih singkat dari PC66. Selain itu memori PC100 mampu mengalirkan data sebesar 800MB per detiknya.

Hampir sama dengan pendahulunya, memori PC100 telah membawa perubahan dalam sistem komputer. Tidak hanya prosessor berbasis Slot 1 saja yang menggunakan memori PC100, sistem berbasis Soket 7 pun diperbarui untuk dapat menggunakan memori PC100. Maka muncullah apa yang disebut dengan sistem Super Soket 7. Contoh prosessor yang menggunakan soket Super7 adalah AMD K6-2, Intel Pentium II generasi akhir, dan Intel Pentium II generasi awal dan Intel Celeron II generasi awal.



DR DRAM
Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori SDRAM.Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per detiknya! (1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan DRDRAM tidak dapat dimanfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati adalah karena harganya yang sangat mahal.



RDRAM PC800
Masih dalam tahun yang sama, Rambus juga mengembangkan sebuah jenis memori lainnya dengan kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya hanya terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.

Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya dan bekerja sama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu. Dengan dipasangkannya Intel Pentium4, nama RDRAM melambung tinggi, dan semakin lama harganya semakin turun.



SDRAM PC133
Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya. Walaupun PC133 dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz, namun memori ini juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tidak sebaik kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.


SDRAM PC150
Perkembangan memori SDRAM semakin menjadi - jadi setelah Mushkin, pada tahun 2000 berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja pada frekuensi bus 150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi mengenai frekunsi bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time sebesar 7ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.

Memori ini sengaja diciptakan untuk keperluan overclocker, namun pengguna aplikasi game dan grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta komputer server dapat mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.


DDR SDRAM
Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.

Dengan memori DDR SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100 - 133 MHz akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 - 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra. Sedangkan penggunaan pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama kali memanfaatkannya.


EVOLUSI MODUL
Selain mengalami perkembangan pada sisi kemampuan, teknik pengolahan modul memori juga dikembangkan. Dari yang sederhana yaitu SIMM sampai RIMM. Berikut penjelasan singkatnya.

S I M M
Kependekan dari Single In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada salah satu sisi sirkuit PCB. Memori jenis ini hanya mempunyai jumlah kaki (pin) sebanyak 30 dan 72 buah.

SIMM 30 pin berupa FPM DRAM, banyak digunakan pada sistem berbasis prosessor 386 generasi akhir dan 486 generasi awal. SIM 30 pin berkapasitas 1MB, 4MB dan 16MB.

Sedangkan SIMM 70 pin dapat berupa FPM DRAM maupun EDO DRAM yang digunakan bersama prosessor 486 generasi akhir dan Pentium. SIMM 70 pin diproduksi pada kapasitas 4MB, 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB.

D I M M
Kependekan dari Dual In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada kedua sisi PCB, saling berbalikan. Memori DIMM diproduksi dalam 2 bentuk yang berbeda, yaitu dengan jumlah kaki 168 dan 184.

DIMM 168 pin dapat berupa Fast-Page, EDO dan ECC SDRAM, dengan kapasitas mulai dari 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB. Sementara DIM 184 pin berupa DDR SDRAM.

SODIMM
Kependekan dari Small outline Dual In-Line Memory Module. Memori ini pada dasarnya sama dengan DIMM, namun berbeda dalam penggunaannya. Jika DIMM digunakan pada PC, maka SO DIMM digunakan pada laptop / notebook.

SODIMM diproduksi dalam dua jenis,jenis pertama mempunyai jumlah kakai sebanyak 72, dan satunya berjumlah 144 buah

RIMM / SORIMM
RIMM dan SORIMM merupakan jenis memori yang dibuat oleh Rambus. RIMM pada dasarnya sama dengan DIMM dan SORIMM mirip dengan SODIMM.

Karena menggunakan teknologi dari Rambus yang terkenal mengutamakan kecepata, memori ini jadi cepat panas sehingga pihak Rambus perlu menambahkan aluminium untuk membantu melepas panas yang dihasilkan oleh memori ini.

KESIMPULAN
Jika dicermati, perkembangan memori mengarah pada peningkatan kemampuan memori dalam mengalirkan data baik dari dan ke prosessor maupun perangkat lain. Baik itu peningkatan access time maupun lebar bandwidth memori.

Selain itu, peningkatan kapasitas memori juga berkembang. Jika dulu, dengan sistem 8088, memori 1MB dalam satu keping memori sudah sangat mencukupi, kini bahkan Visipro membuat kapasitas memori sebesar 512MB dalam satu kepingnya!

instalasi driver

Posted by My Best Friend on 10.29
• Masuk ke control panel
• Setelah itu pilih add new hardware
• Sebelum kita melanjutkan pada langah selanjutnya kita pastikan dulu tidak ada progranm lain yang sedang kita jalankan

• Tekan next untuk mulai instalasi setelah itu klik next
• Pilih yang pertama untuk memilih lokasi
• Setelah itu windows meminta untuk menentukan lokasi drive tersebut
• Setelah itu klik finish dan driver siap untuk di install

Perakitan pc

Posted by My Best Friend on 10.26
Alat yang diperlukan:
obeng plus (+) obeng (-) dan tang jika diperlukan
2. Bahan
Berikut adalah Spesifikasi komponen komputer yang akan dirakit dan langkah-langkah dalam perakitannya.

- Powe Supplay ATX 220 V
- Mother Board
- Processor Intel P4 1.8 GHz + Heatsink dan FAN
- Memorry 512 DDR 1
- VGA Card 32 Mb
- Harddisk SEAGATE 40 GB + Kabel data ATA
- Optical Disk Drive CD-ROM 52 X + Kabel data ATA
- Floppy Disk Drive + Kabel data, dan
- Chasing e-Tech ATX type tower

3. Langkah-langkah perakitan pc

1. Pasang Prosesor pada socket/slot di motherboard, lalu pasangkan heatsing dan fan.
2. Pasangkan memory (RAM ) pada memory bank di motherboard
3. Pasangkan power supply pada casing pc
4. Pasangkan motherboard di casing
5. Pasang hardisk, dan bila ada pasang juga cd/dvd dan floppy disk pada casing pc
6. Hubungkan kabel power supply pada motherboard, hardisk, cd/dvd rom dan floppy disk

7. Pasang kabel data pada motherboard dan hubungkan pada hardisk, cd/dvd rom, floppy disk.
8. jika anda menggunakan satu kabel data untuk 2 peripheral, jangan lupa atur jumper master dan slave di peripheral tersebut
9. Pasang kabel jumper (power, restart, hdd led, dan power led)
10. Tutup casing dan kencangkan murnya
11. Hubungkan kabel mouse, keyboard, monitor dan kabel ac (sumber tegangan) pada I/O port.

Catatan : Untuk keselamtan kerja, dalam merakit PC kita harus memperhatikan beberapa komponen yang sensitive terhadap sentuhan
fisik seperti Processor, Cirquit pada MotherBoard dan lain sebagainya, selain itu, saat pengecekan usahakan mamakai alas kaki atau duduk pada tempat yang beralas yang tidak langsung mengijak lantai untuk mengihdari efek grounding atau tersengat aliran listrik.


KERANGKA PERAKITAN


partisi dan formating harddisk

Posted by My Best Friend on 10.25
spesifikasi minimal dan rekomended untuk menginstall win98
-- Prosesor Intel 486DX-2 ,66MHz rekomended menggunakan intel pentium keatas
-- memory 16 MB, rekomended 32 MB
-- hardisk dengan free space 175 MB, rekomended 500 MB lebih
-- cd-rom drive 52x ATA support
-- satu buah floppy disk drive 3.5 Inc

-- monitor VGA atau lebih tinggi (16-bit or 24-bit color SVGA recommended).
Langkah Partisi dan Format
1. masuk bios setting dengan menekan "del" atau "F2"
2. setting firs boot pada cd-rom, save setingan anda
3. masukan cd instaler win 98 lalu tunggu hingga tampilan black screen, pilih boot from cd rom
4. Setelah itu pilih pilihan nomor 2
5. Setelah keluar tampilan prompt A atau tulisan “A:/>” kita ketikkan “fdisk” untuk mulai proses partisi harddisk

6. Setelah itu akan keluar tulisan bahwa apakah kita akan menggunakan ukuran yang besar. Pilih Y, lalu enter, maka system file secara otomatis menjadi FAT32
7. Setelah itu akan keluar pilihan-pilihan sebagai berikut
a. Create DOS partition or Logical DOS Drive, untuk membuat partisi baru
b. Set active partition, untuk menandai partisi mana yang akan dibuat sebagai drive yang dituju saat pertama booting
c. Delete partition or Logical DOS Drive, untuk menghapus partisi yang telah dibuat
d. Display Partition information, untuk melihat partisi yang telah dibuat
Pilih Delete partition or Logical DOS drive
8. Akan keluar beberapa pilihan:
a. Delete Primary DOS partition, untuk menghapus partisi utama
b. Delete Extended DOS Partition, untuk menghapus partisi kedua
c. Delete Logical DOS drive in the Extended partition, untuk menghapus partisi-partisi yang ada pada partisi kedua
d. Delete Non-DOS partition, untuk menghapus partisi yang merupakan partisi DOS, contoh seperti partisi linux
Plih pilihan ketiga, karena apabila kita ingin menghapus partisi harus dimulai dari partisi yang paling akhir, lalu dilanjutkan pada pilihan 2 dan 1
9. Setelah menghapus partisi, waktunya untuk membuat partisi ulang, pilih Create DOS partition or Logical DOS drive
10. Pilih Create Primary partition, lalu akan muncul pertanyaan "apakah kita akan menggunakan seluruh dari kapasitas harddisk?", sebaiknya kita jawab N agar kita bisa membuat partisi yang lainnya
11. Masukkan besar kapasitas dari primary partition atau sebagai drive C: (untuk WIn98 kita bisa memasukkan ukuran kasitasnya langsung dalam MB atau kita bisa memasukkan dalam persentase dari keseluruhan isi harddisk)
12. Pilih Create Extended Partition untuk membuat partisi kedua yaitu sebagai tempat partisi yang akan dipartisi kembali menjadi beberapa partisi logical
13. Masukkan kapasitas yang kita inginkan sebagai partisi kedua (apabila kita ingin menggunakan seluruh sisa harddisk langsung saja tekan enter, maka seluruh harddisk digunakan sebagai partisi Extended)
14. Setelah menekan Esc, DOS akan langsung memberi pilihan untuk membuat partisi logical
15. Isikan kapasitas yang kita inginkan untuk mengisi drive D:, dst.
16. Pilih menu utama Set Active partition, untuk menandai partisi yang aktif
17. Pilih untuk menandai drive C:
18. Untuk melihat partisi yang telah kita buat pilih Menu Utama Display Partition Information
19. Setelah partisi yang telah kita buat sesuai dengan keinginkan kita, tekan Esc lalu restart komputer kita
20. Masuk kembali ke DOS
21. Setelah keluar Prompt A, masuk ke drive CD Bootable (misal CD bootable ada pada drive F:, maka kita ketikkan "F:" lalu tekan enter)
22. Masuk ke folder WIN98 dengan mengetik "cd win98" lalu tekan enter
23. Ketik "format C: untuk melakukan formatting pada drive C:, dst.
24. Ketikkan label (nama drive), atau kosongkan jika kita akan menggunakan nama default (Local Disk)
25. Partisi dan format selesai

Instalasi NIC Card Lewat Control Panel

Posted by My Best Friend on 10.25
Control panel adalah sebuah media yang biasa dipakai untuk menginstal/uninstal hardware, software dan konfigurasi system,
Langkah instalasi
-- masuk menu control panel caranya: klik start>control panel
-- setelah itu klik pada Add New Hardware
-- sebelum kita melanjutkan pada langkah selanjutnya, pastikan dahulu tidak ada program lain yang berjalan

-- klik Next untuk memulai instalasi driver NIC. “windows secara otomatis akan mencari device ‘plug and play’ yang baru kita pasangkan
-- bila divice tsb “plug and play” cocok, maka akan terdeteksi dan akan muncul pada layar, klik next